Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis.
Bakteri ini umumnya menyerang paru-paru, tetapi juga bisa menyerang organ lain.
Klik pada kartu untuk informasi lebih detail.
Batuk berdahak atau batuk darah yang tidak kunjung sembuh.
Suhu naik turun, terutama sore/malam hari tanpa sebab jelas.
Berkeringat dingin di malam hari tanpa aktivitas berat.
Nafsu makan menurun drastis, berat badan turun tanpa diet.
Melalui percikan batuk/bersin penderita aktif. Tidak lewat sentuhan atau makanan.
Kontak erat dengan penderita, anak-anak, lansia, ibu hamil, penderita HIV/DM, perokok.
Mari luruskan pemahaman yang salah di masyarakat mengenai penyakit Tuberkulosis.
"TBC adalah penyakit keturunan atau bawaan dari keluarga."
TBC BUKAN penyakit keturunan. TBC menular melalui udara saat penderita batuk atau bersin yang mengeluarkan kuman Mycobacterium tuberculosis.
"TBC disebabkan oleh guna-guna, kutukan, atau hal gaib."
TBC murni penyakit medis yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada paru-paru dan organ lainnya, bukan karena hal gaib atau sihir.
"Penyakit TBC tidak dapat disembuhkan."
TBC DAPAT disembuhkan secara tuntas, asalkan penderita disiplin dan rutin meminum Obat Anti Tuberkulosis (OAT) minimal 6 bulan tanpa putus.
"Hanya orang menengah ke bawah yang bisa terkena TBC."
Siapa pun tanpa memandang status sosial dan ekonomi bisa tertular TBC, terutama jika daya tahan tubuh sedang menurun dan terpapar kuman.
Lakukan hal-hal berikut untuk mencegah penularan dan penyebaran kuman TBC.
Klik pada kartu untuk membaca selengkapnya.
Tutup mulut dan hidung dengan siku bagian dalam atau tisu saat batuk maupun bersin, lalu buang tisu ke tempat sampah.
Pakai masker saat sedang batuk, pilek, atau berada di keramaian dan fasilitas umum, terutama jika ada riwayat kontak TBC.
Buka jendela dan pintu secara rutin agar sirkulasi udara di dalam rumah berputar dengan baik dan tidak lembap.
Kuman TBC bisa mati jika terkena sinar matahari langsung. Biarkan sinar matahari masuk ke dalam rumah setiap pagi.
Jaga kebersihan tempat tinggal. Lingkungan yang bersih dan kering mengurangi risiko berkembangnya kuman penyakit.
Kurangi interaksi langsung yang terlalu dekat dengan penderita TBC aktif yang belum atau baru mulai diobati tanpa masker.